Kelelawar Berlidah “Ular” dari Ekuador


Dengan bantuan kamera slow motion, tim National Geographic berhasil menemukan bahwa spesies kelelawar pemakan nektar bermulut tabung atau Anoura fistulata memiliki lidah yang super panjang.

Lidah kelelawar ini lebih panjang dari tubuhnya. Tubuh hewan malam ini hanya 2,5 inchi sementara lidahnya 3,5 inchi. Jika proporsi tubuh dan lidah manusia sama dengan hewan ini, panjang lidah manusia ialah 2,75 meter.

Dengan lidah yang begitu panjang, maka pantaslah jika kelelawar ini dijuluki berlidah ular. Saat hendak makan, mulut kelelawar membuka dan lidahnya menjulur bagai ular.

Untuk menguak hal ini, tim National Geographic menggunakan kamera yang ditaruh di lubanng di dasar bunga. Seperti ditulis Life Little Mysteries, Jumat (8/6/2012), kamera bisa menunjukkan gerakan kelelawar 40 kali lebih lambat.

Lidah yang super panjang bukanlah hal mengejutkan pertama dari spesies Anoura fistulata. Penemuan spesies ini sendiri pada tahun 2005 ialah kejutan. Dengan menemukannya, misteri penyerbuk tanaman Centropogon nigricans terpecahkan.
sumber: kompas.com

About indopoints

indonesia cerdas indonesia berwawasan

Posted on Juni 11, 2012, in Discovery. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: